MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • TIPS/
  • Tips Mengecas Baterai Mobil Listrik, Pemula Wajib Tahu
Neta V

Tips Mengecas Baterai Mobil Listrik, Pemula Wajib Tahu

0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

Selasa, 12 Desember 2023 – 12:49 WIB

Jakarta, 12 Desember 2023 – Mobil listrik menjadi salah satu produk otomotif baru, yang dipasarkan di Indonesia. Kendaraan ini menggunakan beragam teknologi canggih, untuk membantu pengguna agar tetap aman dan nyaman saat menggunakannya.

Baca Juga :

Baterai Mobil Listrik Neta V Nol Persen Masih Bisa Jalan?

Namun tidak semua orang paham bagaimana cara mengoperasikan mobil listrik dengan benar, agar awet dan tahan lama. Salah satunya, yakni terkait pengisian daya listrik baterai.

Senior Manager After Sales PT Neta Auto Indonesia, Januar Eka Sapta, mengatakan bahwa pengisian baterai mobil listrik andalan mereka yakni Neta V sebaiknya dilakukan pada rentang 20-80 persen.

Baca Juga :

Hyundai Siapkan Proyek Mobil Listrik Baru

“Kalau sudah di bawah 20 persen, proses charging lama dan itu mempengaruhi temperatur baterai. Kalau di 20-80 persen atau 30-80 persen, itu kondisi baterai masih stabil temperaturnya,” ujarnya di sela acara Media Test Drive Neta V, dikutip VIVA Otomotif di Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga :

Beli Wuling BinguoEV Pakai Cara Ini Bisa Dapat Untung Maksimal

Januar menuturkan, bahwa proses pengisian listrik jika dayanya sudah lebih dari 80 persen akan diperlambat dengan tujuan untuk menjaga kondisi baterai.

“Kalau di atas 80 persen, akan diturunkan dayanya. Yang masuk kWh itu sedikit, walaupun mengecas di 40 hingga 60 kW yang masuk cuma 14 kW atau 17 kW maksimal,” tuturnya.

Tips lain yang diberikan oleh Januar, yakni memastikan proses pengecasan berjalan normal sebelum meninggalkan mobil. Alasannya, ada fitur pengaman yang disebut charging lock dan sering membuat pengguna terkecoh.

Penyebabnya adalah mekanisme charging lock akan aktif apabila ada sisa listrik di soket, sehingga pengguna mengira proses pengisian daya listrik sudah berjalan normal.

“Sering konsumen tidak aware, padahal enggak mengecas. Kadang konsumen tidak periksa, pasang terus ditinggal. Sebenarnya tidak di produk kami saja, di produk lain juga sama kejadiannya. Karena ada sisa listrik,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Tips lain yang diberikan oleh Januar, yakni memastikan proses pengecasan berjalan normal sebelum meninggalkan mobil. Alasannya, ada fitur pengaman yang disebut charging lock dan sering membuat pengguna terkecoh.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21