MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • TIPS/
  • Mengapa Cairan Rem Kendaraan Perlu Diganti Berkala? Ini Alasannya
Ilustrasi cairan rem mobil

Mengapa Cairan Rem Kendaraan Perlu Diganti Berkala? Ini Alasannya

0 0
Read Time:1 Minute, 43 Second

Rabu, 13 Desember 2023 – 18:59 WIB

Jakarta, 13 Desember 2023 – Cairan rem merupakan salah satu faktor vital rangkaian proses kerja sistem pengereman kendaraan bermotor. Jika kondisinya tidak prima, dapat menyebabkan rem blong.

Baca Juga :

500 Taksi Listrik Siap Mengaspal Tahun Depan

“Cairan rem punya sifat menyerap air, sehingga perlu diganti secara berkala. Jika cairan rem tercampur air sebanyak 3 persen saja, akan menurunkan titik didih hingga lebih dari 100 derajat Celcius,” ujar Manager Promosi PT Autochem Industry, Dhany Ekasaputra, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi.

Titik didih cairan rem yang normal adalah 265 derajat Celcius. Namun, jika terkontaminasi air sebanyak 3 persen, titik didihnya akan turun menjadi 155 derajat Celcius.

Baca Juga :

Polisi Dapat Mobil Baru, Harganya Rp3 Miliar

Jika titik didih cairan rem terlewati, tekanan yang menuju piston di kaliper rem sulit terjadi akibat hadirnya gelembung udara sebagai tanda mulai mendidihnya cairan pada sistem rem.

Ilustrasi minyak rem mobil

Photo :

www.pixabay.com/IgorShubin

Baca Juga :

Mobil Keluarga Ini Laku Keras di Indonesia, Harga Mulai Rp130 Jutaan

Dhany menuturkan, bahwa untuk iklim di Indonesia kontaminasi air tiga persen itu bisa tercapai dalam waktu satu tahun atau 20.000 kilometer. Oleh karena itu, pemilik kendaraan perlu mengganti cairan rem secara berkala, terutama jika sudah berwarna gelap.

“Kondisi cairan rem yang ideal adalah berwarna bening dan tidak ada kandungan air. Kondisi cairan rem yang berwarna gelap menandakan adanya kandungan air di dalamnya,” tuturnya.

Selain berwarna gelap, tanda lain yang menunjukkan bahwa cairan rem perlu diganti adalah jika ketinggian cairan rem di tabung reservoir sudah berada di bawah batas minimum.

Dhany menjelaskan, bahwa pemilik kendaraan juga perlu memperhatikan penggunaan cairan rem demi keamanan saat berada di jalan. Salah satu contohnya, yakni tidak memakai kembali cairan yang sudah dibuka kemasannya.

“Cairan rem sebaiknya tidak digunakan kembali ketika segelnya telah dibuka. Hal ini disebabkan bahwa performa cairan rem akan turun setelah segel dibuka, akibat bersinggungan dengan kelembapan udara,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Selain berwarna gelap, tanda lain yang menunjukkan bahwa cairan rem perlu diganti adalah jika ketinggian cairan rem di tabung reservoir sudah berada di bawah batas minimum.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21